6 Rahasia Menggunakan Pasta Gigi

2 November 2010 pukul 03:16 | Ditulis dalam Kesehatan | Tinggalkan komentar
Tag: , , , , , , , , ,

Ada begitu banyak produk pasta gigi di pasaran yang menjanjikan Anda gigi yang lebih segar, lebih putih, dan mencegah lubang. Hal ini menyebabkan Anda sebagai konsumen menjadi bingung untuk memilih yang terbaik. Kandungan apa sih, yang kita perlukan? Seberapa banyak pasta gigi yang harus kita gunakan? Mana yang lebih baik antara bentuk gel atau pasta? Berikut adalah panduannya.

1. Fluoride, bahan yang terpenting
Saat ini, ada begitu banyak produk pasta gigi yang diperkaya dengan kandungan sesuai kebutuhan gigi kita, seperti tartar control, pemutih, atau penyegar napas. Namun, dalam pasta gigi yang paling penting adalah fluoride-nya. Menurut Academy of General Dentistry, menggosok gigi dengan pasta gigi ber-fluoride dua kali sehari bisa mengurangi kerusakan gigi hingga 40 persen.

2. Pemutih tak akan langsung membuat gigi jadi putih
Ada belasan produk yang menjanjikan senyum yang cemerlang, tetapi apa sih kandungan dari pasta gigi dengan whitener ini? “Pasta gigi dengan pemutih mengandung ‘pengampelas’ ringan untuk membantu menghilangkan noda di permukaan gigi,” kata Clifford Whall, PhD, Direktur American Dental Association (ADA) Seal of Acceptance Program.

Bentuk partikel yang digunakan pada produk pemutih dimodifikasi untuk membersihkan noda tersebut dengan lebih baik sehingga Anda bisa melihat adanya perbedaan pada gigi Anda. Meskipun begitu, produk-produk ini tidak mengandung pemutih sehingga tidak mungkin membuat gigi Anda langsung putih seperti jika Anda menjalani perawatan pemutihan gigi secara profesional.

3. Lebih sedikit, lebih baik
Dalam iklan-iklan pasta gigi mungkin Anda akan melihat modelnya memegang sikat gigi yang dipenuhi pasta gigi. Namun, memencet pasta gigi sebanyak ini (katakan, sepanjang 2 cm) tidak akan membuat gigi Anda lebih bersih daripada jika Anda hanya menuang 1 cm pasta gigi, demikian menurut E Jane Crocker, RHD, Presiden Massachusetts Dental Hygienists’ Association.

“Yang Anda butuhkan hanya pasta gigi seukuran kacang,” katanya. Pasta gigi sebanyak itu tidak hanya akan membuat penggosokan gigi lebih efektif (dengan membersihkan dan menghilangkan plak, noda, dan sisa makanan), Anda juga akan menghemat pasta gigi Anda.

4. Cara Anda menyikat gigi jauh lebih penting
Anda boleh saja membeli pasta gigi terbaik, dan sikat gigi paling sempurna di toko, tetapi jika Anda tidak menggosok gigi Anda dengan benar, sia-sia saja. “Untuk menyikat gigi dengan semestinya, Anda harus memegang sikat pada posisi 45 derajat sehingga Anda membuat bulu sikat gigi ada di antara gigi dan gusi,” ujar Dr Whall. “Gerakkan sikat gigi dalam bentuk lingkaran kecil di area tersebut, lalu lanjutkan pada gigi yang lain. Proses ini akan menghabiskan waktu sekitar satu atau dua menit sampai selesai.”

5. Kandungan pasta gigi bisa mencengangkan
Anda mungkin tidak mengenali nama-nama yang terdaftar di sisi tabung pasta gigi. Bahan-bahan seperti rumput laut atau deterjen bisa ditemukan dalam banyak pasta gigi ber-fluoride. Menurut ADA, bahan pengental pasta gigi bisa terbuat dari koloid rumput laut, koloid mineral, dan getah alam. Sedangkan untuk busanya, kebanyakan produk mengandalkan deterjen seperti sodium lauryl sulfate, yang juga bisa ditemukan di sampo atau sabun cair. Bahan ini dianggap 100 persen aman dan efektif oleh ADA.

6. Pasta atau gel?
Ada yang mengatakan, bentuk pasta lebih baik daripada bentuk gel, atau sebaliknya. Namun, menurut para ahli kesehatan, kedua jenis bahan ini tetap membersihkan gigi dengan baik, kok. “Selain cita rasa, tekstur, atau bagaimana pasta gigi itu berpengaruh pada perasaan pemakainya, tidak ada perbedaan besar dari bentuk-bentuk bahannya,” kata Crocker. “Menurut saya sih, hal ini tergantung pilihan masing-masing, yang biasanya diketahui melalui trial and error. Saya sendiri mendorong pasien-pasien saya untuk menggunakan produk apa pun yang bisa membuat mereka menggosok gigi.” Dengan kata lain, terserah mau pilih produk apa, yang penting Anda rajin gosok gigi!

Penyebab Jerawat Dewasa

21 Oktober 2010 pukul 05:58 | Ditulis dalam Kesehatan | 1 Komentar
Tag: , , , , , , ,

Wajah berjerawat adalah masalah yang seringkali dihadapi remaja. Di masa pubertas, jerawat remaja ini lebih terkait dengan masalah hormonal yang mulai aktif. Namun, tidak sedikit juga orang dewasa yang masih kebingungan mengurusi jerawat. Berbagai cara diupayakan, tapi jerawat tetap membandel.

Apa yang sebaiknya dilakukan jika wajah masih saja diganggu jerawat? Ada yang takut menggunakan pelembab, ada pula yang jadi maniak membersihkan kulit muka, dan banyak perlakuan lain yang sebetulnya salah dan bisa memperparah jerawat yang ada.

Berbagai tindakan yang keliru tersebut mungkin sering Anda lakukan, dengan harapan jerawat akan teratasi dan kulit wajah menjadi lebih menawan. Coba ikuti trik-trik cantik berikut, supaya Anda bisa memperlakukan kulit wajah dengan lebih baik, dan hasilnya pun lebih memuaskan hati.

1. Pembersihan berlebihan.
Tidak rutin membersihkan wajah memang tidak baik, tapi membersihkan secara berlebihan juga bisa memperparah produksi minyak di kulit. Akibatnya jerawat yang sudah ada malah bertambah parah.

2. Scrub terlalu kasar.
Melakukan scrub wajah tiga kali seminggu dapat membersihkan kulit dari racun, sebum, dan bakteri. Masalahnya, tidak semua scrub bagus untuk kulit berjerawat yang sensitif. Scrub yang terlalu kasar akan menghilangkan lapisan pelindung kulit. Ini justru membuat kulit jadi rentan berjerawat. Pilih scrub yang lembut dan oleskan ke wajah lalu ratakan dengan gerakan lembut memutar.

3. Tidak pakai masker Awalnya, menggunakan masker pembersih tampaknya seperti memperparah jerawat. Namun, masker ternyata bagus untuk membantu menyembuhkan jerawat dengan cepat.

4. Tak pernah pakai pelembab
Orang dengan kulit berminyak dan berjerawat cenderung melewatkan ritual memakai pelembab karena berpikir pelembab akan memperparah jerawat. Sejatinya pemilik wajah berminyak tetap perlu memakai pelembab, tapi mereka harus memilih produk yang noncomedogenic yang tidak akan menyumbat pori-pori.

Laman Berikutnya »

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.