Tips Membeli Dan Menyimpan Melon dan Semangka

28 Maret 2010 pukul 11:19 | Ditulis dalam buah-buahan, tips | Tinggalkan komentar
Tag: , , ,

Melon:

Berat buah melon harus terasa sesuai ukurannya, bebas dari memar, retak. Kulit melon harus kering dengan warna yang seragam, dan bentuk buahnya bundar. Gurat-gurat ‘jaring’ pada kulit melon mesti menonjol di seluruh permukaan kulit
Bagian ‘pantat’ melon mesti berbau harum dan bisa ditekan dengan tekanan ringan ibu jari tangan. Bagian ini juga mesti berwarna pucat dengan jaring-jaring yang lebih renggang.
Jangan memilih melon yang masih ada tangkai buahnya. Tangkai ini akan memisah sendiri ketika melon sudah masak pohon. Kalau bekas ujung tangkai buah kelihatan dipotong paksa, berarti melon itu sudah dipanen sebelum masak.
Melon utuh bisa disimpan dalam kulkas selama 10 hari. Bisa juga disimpan dalam suhu kamar 2-3 hari agar lebih lunak. Dari semua keluarga melon, hanya melon honeydew yang bisa makin masak ketika disimpan. Yang lainnya hanya melunak namun aromanya tidak meningkat.
Jika sudah dipotong, melon bisa disimpan 2-3 hari dalam kulkas, dan bisa lebih lama jika dibekukan. Melon yang sudah dipotong dua dan disimpan di kulkas sebaiknya bijinya jangan dibuang dulu. Biji-biji ini mencegah daging melon mengering.
Melon yang matang berbau harum dan tajam, dan aroma ini bisa menyebar ke makanan lain. Melon juga menyerap aroma makanan lain. Melon potongan yang disimpan dalam kulkas mesti dibungkus rapat dengan plastik
Sebelum memotong melon, cuci melon dalam air hangat bersabun, untuk membuang kotoran yang ada di permukaan kulit buah, yang bisa terbawa pisau pemotong ke daging buah.
Umumnya melon akan punya citarasa lebih enak jika ditambah perasan buah jeruk lemon dan disajikan pada suhu ruang.

Semangka:

Semangka yang masak punya kulit agak berkilat, dengan tangkai yang kering dan bagian ‘pantat’ kuning margarin dan tidak terasa berlilin. Berbeda dengan pendapat umum, mengguncang-guncang semangka bukan cara yang bagus untuk menentukan kemasakan atau kemanisannya
Hindari semangka yang keras ketika dipotong, dagingnya berwara putih, atau hijau pucat di bagian pantatnya. Semangka ini belum masak dan rasanya asam, serta tidak akan menjadi manis meski disimpan.
Semangka utuh bisa disimpan selama 2 minggu di suhu kamar.
Cuci dengan air bersabun sebelum dipotong. Setelah dipotong, jika hendak disimpan dalam kulkas, bungkus semangka dengan pastik.

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: