Penyebab Jerawat Dewasa

21 Oktober 2010 pukul 05:58 | Ditulis dalam Kesehatan | 1 Komentar
Tag: , , , , , , ,

Wajah berjerawat adalah masalah yang seringkali dihadapi remaja. Di masa pubertas, jerawat remaja ini lebih terkait dengan masalah hormonal yang mulai aktif. Namun, tidak sedikit juga orang dewasa yang masih kebingungan mengurusi jerawat. Berbagai cara diupayakan, tapi jerawat tetap membandel.

Apa yang sebaiknya dilakukan jika wajah masih saja diganggu jerawat? Ada yang takut menggunakan pelembab, ada pula yang jadi maniak membersihkan kulit muka, dan banyak perlakuan lain yang sebetulnya salah dan bisa memperparah jerawat yang ada.

Berbagai tindakan yang keliru tersebut mungkin sering Anda lakukan, dengan harapan jerawat akan teratasi dan kulit wajah menjadi lebih menawan. Coba ikuti trik-trik cantik berikut, supaya Anda bisa memperlakukan kulit wajah dengan lebih baik, dan hasilnya pun lebih memuaskan hati.

1. Pembersihan berlebihan.
Tidak rutin membersihkan wajah memang tidak baik, tapi membersihkan secara berlebihan juga bisa memperparah produksi minyak di kulit. Akibatnya jerawat yang sudah ada malah bertambah parah.

2. Scrub terlalu kasar.
Melakukan scrub wajah tiga kali seminggu dapat membersihkan kulit dari racun, sebum, dan bakteri. Masalahnya, tidak semua scrub bagus untuk kulit berjerawat yang sensitif. Scrub yang terlalu kasar akan menghilangkan lapisan pelindung kulit. Ini justru membuat kulit jadi rentan berjerawat. Pilih scrub yang lembut dan oleskan ke wajah lalu ratakan dengan gerakan lembut memutar.

3. Tidak pakai masker Awalnya, menggunakan masker pembersih tampaknya seperti memperparah jerawat. Namun, masker ternyata bagus untuk membantu menyembuhkan jerawat dengan cepat.

4. Tak pernah pakai pelembab
Orang dengan kulit berminyak dan berjerawat cenderung melewatkan ritual memakai pelembab karena berpikir pelembab akan memperparah jerawat. Sejatinya pemilik wajah berminyak tetap perlu memakai pelembab, tapi mereka harus memilih produk yang noncomedogenic yang tidak akan menyumbat pori-pori.

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Informasi yg bagus, terima kasih///salam


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: